Solo Kota menghadirkan banyak sekali destinasi

Solo Kota menghadirkan banyak sekali destinasi yang layak untuk dikunjungi. Mulai dari kawasan kuno atau peninggalan zaman kerajaan Surakarta, pusat kuliner, pusat tekstil hingga tempat wisata menarik lainnya. Di Kota Solo ada daerah atau kawasan yang sampai saat ini masih menyisakan bangunan-bangunan kuno yang layak untuk dikunjungi. Seperti pusat industri batik dan cagar budaya nasional Kampoeng Batik Laweyan di Jl. Dr. Radjiman No.521, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57148, Telepon: 0821-3560-9334 . Saat mengunjungi Kampung yang berada di Kecamatan Laweyan ini anda akan dibawa bernostalgia ke masa lampau. Di sini masih banyak bangunan lawas dengan bangunan yang masih asli.

Solo Kota

Anda bisa menjelajahi setiap sudut kampung dan merasakan suasana pada zaman dahulu. Selain melihat bangunan kuno, anda juga akan dimanjakan dengan batik. Di kampung ini sudah terkenal dengan produksi batiknya. Mulai dari batik tulis, batik cap dan batik printing semuanya tersedia. Sejumlah nama produsen batik sudah menjadi langganan para wisatawan. Setidaknya ada lebih dari 50 gerai batik yang menawarkan batiknya. Anda pun bisa memilih motif batik yang ditawarkan sangat bervariasi. Bahkan wisatawan dapat memilih sendiri motif batik yang inginkannya.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di layanan aqiqah solo, tengkleng solo, perlengkapan umroh dan seragam batik.

Destinasi Solo Kota lainnya

Selain di Kampoen Batik Laweyan, wisatawan dapat berkunjung ke Museum Radya Pustaka. Museum yang berada di Jl. Brigjen Slamet Riyadi, Sriwedari, Laweyan, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57141 memiliki koleksi yang sangat banyak. Mulai dari naskah kuno, sejumlah arca dan banyak sekali benda purbakala. Kemudian wisatawan juga bisa mampir di Taman Hiburan Sriwedari atau dikenal dengan nama THR Sriwedari. Lokasi ini tidak jauh dari museum tepatnya berada di sisi barat museum.

Saat menyusuri jalanan Slamet Riyadi wisatawan juga bisa mengunjungi Keraton Kasunanan Surakarta yang ada di Pasar Kliwon. Di keraton, wisatawan dapat melihat langsung saksi bisu sejarah berdirinya Kota Surakarta. Saat ini keraton masih di bawah kepemimpinan Raja PB XIII Hangabehi. Saat ke keraton anda juga bisa mampir ke pusat tekstil terbesar di Jawa Tengah (Jateng) yakni Pasar Klewer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *