Profil Kota Surakarta mengenal lebih dekat

Profil Kota Surakarta menjadi bagian penting yang perlu anda ketahui sebelum menjelajahi kota ini. Kota yang berjuluk Kota Bengawan ini juga mempunyai nama lain yakni Kota Solo. Dua nama ini sama-sama populer di masyarakat. Ada yang menyebut nama Solo tetapi tidak sedikit pula memilih menggunakan nama Surakarta. Tetapi, berhubung kata Solo lebih pendek dan mudah diingat menjadikan nama tersebut lebih banyak digunakan saat ini.

Profil Kota Surakarta

Saat ini Kota Surakarta dipimpin oleh Walikota F.X. Hadi Rudyatmo dan Wakil Walikota Achmad Purnomo. Dulunya kota ini pernah dipimpin oleh Joko Widodo yang tidak lain adalah Presiden RI saat ini. Kala itu, Jokowi juga berpasangan dengan F.X. Hadi Rudyatmo, keduanya berangkat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDI P.

Kota Surakarta bukanlah kota yang besar, luasnya saja hanya sekitar 44 kilometer persegi saja. Dari luas tersebut Surakarta terbagi menjadi lima kecamatan dan 51 Kelurahan. Jumlah penduduk Kota Surakarta sangat banyak, bahkan tercatat populasi penduduknya mencapai 13.000 jiwa per kilometernya. Padahal, idealnya kepadatan penduduk hanya 5000 jiwa per kilometernya. Kondisi ini pula yang menjadi Kota Surakarta menduduki peringkat pertama sebagai Kota dengan penduduk terbanyak di Jawa Tengah.

Profil Kota Surakarta dan budaya

Kota Surakarta ini sangat kental dengan kebudayaannya. Bahkan, ada yang menyebut ini sebagai pusat budaya yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Sampai saat ini pun kebudayaan yang ada di Kota Surakarta ini masih terjaga dengan baik. Dukungan besar dari pemerintah menjadikan kebudayaan di Kota ini semakin subur dan terpelihara. Berbagai festival budaya sering digelar di kota ini. Seperti kirab, festival gamelan, wayang orang, berbagai festival Keraton Kasunanan Surakarta dan masih banyak lagi festival budaya lainnya.

Kota ini mempunyai sejumlah destinasi wisata yang sangat populer dan bahkan menjadi ikon kota. Diantaranya, Keraton Kasunanan Surakarta, Pasar Klewer, Museum Radya Pustaka, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, Benteng Vastenburg dan obyek wisata lainnya.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di layanan aqiqah solo, aqiqah jogja, aqiqah semarang, perlengkapan haji dan seragam batik.

Selain itu, kota ini juga sangat subur untuk pertumbuhan pusat perbelanjaannya. Anda bisa temui berbagai mal yang ada di pusat kota, mulai dari Paragon Mall, Solo Square, Solo Grand Mall dan masih banyak lagi. Di samping itu, Kota Surakarta juga dikenal dengan berbagai kuliner khasnya, seperti nasi liwet, gudeg ceker, tengkleng, cabuk rambak, serabi dan masih banyak lagi kuliner khas lainnya.

Akper Surakarta banyak dicari akhir – akhir ini

Akper Surakarta menjadi salah satu pendidikan tinggi yang banyak dicari. Di Surakarta sendiri terdapat beberapa Akper yang bisa anda pilih untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan anda mengenai keperawatan. Diantaranya ada Akper Insan Husada Surakarta. Akademi ini berlokasi di Jalan Letjen Sutoyo, Solo. Sebelum bernama Akper Insan Husada atau yang disingkat dengan nama Insada, Akper ini bernama Akper PPNI. Baru kemudian pada 2014 lalu, Akper ini mengubah namanya menjadi Akper Insada ini.

Akper Surakarta

Perubahan nama ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 352 / E / O / 2014, Tertanggal 27 Agustus 2014, Tentang Izin Perubahan Nama. Akper ini juga sudah mendapatkan akreditasi. Jadi bagi anda yang ingin melanjutkan pendidikan di jurusan keperawatan, Akper ini bisa menjadi salah satu pilihan anda. Selain Akper Insada, di Kota Surakarta juga masih ada beberapa Akper lain yang tentunya tidak kalah bagusnya yakni Akper Patria Husada.

Akper ini beralamat di Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Jebres tepatnya di depan SMP Negeri 18 Surakarta. Akademi ini menjadi akademi keperawatan pertama yang ada di Kota Surakarta. Lembaga pendidikan ini sudah berdiri sejak tahun 1982/1983 di bawah naungan dari Yayasan Perguruan Tinggi Patria Medica Surakarta. Akper Patria Husada ini juga sudah mengantongi Akreditasi dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) dengan nomor SK : 025/BAN-PT/Ak.-XII/Dpl.-II/X/2012.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di Aqiqah, dan jual batik.

Akper Surakarta, Patria husada

Sama dengan Akper lainnya, Akper Patria Husada ini juga hanya terdapat satu program khusus yakni Program D III Keperawatan. Program yang bisa anda tempuh selama tiga tahun pendidikan ini sudah mulai Februari lalu. Selain dua Akper di atas, di Kota Surakarta masih ada satu lagi Akper yang juga sangat terkenal yakni Akper Panti Kosala Surakarta. Akper ini bertempat di Jalan Raya Solo – Baki Km. 4 Gedangan, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia.

Dengan berbagai fasilitas pendukung seperti laboratorium, ruang mengajar yang representatif serta ruang praktik kerja lapangan yang memadai menjadikan lulusan dari Akper ini banyak diterima di berbagai rumah sakit. Ini mungkin bisa menjadi salah satu referensi anda saat ingin mendapatkan tempat pendidikan keperawatan yang ideal.

Solo Surakarta Jawa Tengah sangat berkaitan

Solo Surakarta Jawa Tengah menjadi nama yang sangat berkaitan. Untuk Solo dan Surakarta adalah nama untuk satu kota yang sama. Ada yang menyebut nama Kota Solo, tetapi banyak juga yang menyebutnya sebagai Kota Surakarta. Penyebutan ini memang tidak ada yang salah, semuanya benar. Karena, dua nama ini memang menjadi nama yang sah untuk menyebut sebuah kota yang memiliki slogan “Berseri Tanpa Korupsi” ini. Hanya saja memang ada sejarah tersendiri sehingga lahir dua nama untuk penyebutan satu kota.

Solo Surakarta Jawa Tengah

Inilah satu keunikan tersendiri yang dimiliki kota yang pernah dipimpin oleh Walikota Joko Widodo atau lebih dikenal dengan Jokowi ini. Nama Solo sendiri berasal dari sebuah nama desa yang ada di kawasan Surakarta pada waktu itu. Sedangkan untuk nama Surakarta sendiri merupakan nama dari Keraton Kasunanan Surakarta setelah berpindah dari Keraton Kasunanan Kartasura. Dan sampai saat ini baik nama Solo maupun Surakarta tetap digunakan. Baik itu oleh warga Solo maupun warga luar Solo.

Tentang situs kami lainnya bisa lihat di Aqiqah, dan jual batik.

Solo Surakarta Jawa Tengah lebih detail

Baik nama Solo maupun Surakarta ini sudah pada beberapa nama kawasan. Misalkan nama sungai yang sangat ikonik dan menjadi sungai terpanjang di Jawa Tengah yakni Sungai Bengawan Solo. Sedangkan untuk nama Surakarta sendiri sudah dipakai untuk nama Keraton Kasunanan Surakarta. Dulunya keraton ini merupakan kerajaan yang berkuasa di Kota Solo.

Sedangkan untuk Jawa Tengah adalah nama Provinsi di mana Kota Solo atau Surakarta berada. Solo sendiri merupakan satu dari 35 Kota/Kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Atau menjadi satu dari 6 kota yang ada di Jateng itu sendiri. Dan sari 6 Kota yang ada di Jawa Tengah tersebut, Kota Surakarta yang memiliki luas hanya 44 kilometer persegi ini menjadi kota terkecil ketiga setelah Kota Magelang dengan luas 18 kilometer persegi dan Kota Tegal dengan luas 39 kilometer per segi.

Solo sendiri memiliki lima kecamatan, diantaranya Kecamatan Pasarkliwon, Kecamatan Serengan, Kecamatan Laweyan, Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Jebres. Dari lima kecamatan tersebut terdapat 51 kelurahan.